Dugaan Kena Serangan Ransomware, BRI Klaim Data Nasabah Aman
✕

TAGS:

  • TNI-POLRI
  • REGIONAL
  • MILITER
  • Kodim 1622/Alor
  • Dandim 1622/Alor
  • Kodam IX/udayana
  • Korem 161/Wira Sakti
  • Dandim 1604/Kupang
  • Politik
  • Dispenad
  • Kasad
  • PEMERINTAH
  • Pemda Alor
  • Panglima TNI
  • HUKRIM
  • Pendidikan
  • PAMTAS RI-RDTL
  • DPC PERADI OELAMASI
  • PAMTAS RI
  • Budaya
  • DPR RI
  • Dr. Nicholay Aprilindo
  • Olahraga
  • BPOM RI
  • Korem 163/WSA
Delix News

Breaking News

Link Menu Atas

    • News
    • Bisnis
    • Superskor
    • Sport
    • Seleb
    • Lifestyle
    • Travel
    • Otomotif
    • Techno
    • Kesehatan
    • Populer
    • Beli Tribunnexs
    HOME › Kompas.com

    Dugaan Kena Serangan Ransomware, BRI Klaim Data Nasabah Aman

    Jumat, 20 Desember 2024, Desember 20, 2024

    Baca Juga :

     



    Delixnews.com, Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) buka suara terkait dugaan serangan ransomware. Mereka mengeklaim bahwa data nasabah aman dan operasional bank berjalan normal.


    Direktur Digital dan IT BRI Arga M Nugraha memastikan bahwa data dan dana nasabah aman.


    "Kami memastikan bahwa saat ini data maupun dana nasabah aman. Seluruh sistem perbankan BRI berjalan normal dan seluruh layanan transaksi kami dapat beroperasi dengan lancar," kata Arga melalui akun Instagram resmi BRI pada Rabu (18/12/2024).


    Arga mengatakan, nasabah tetap dapat menggunakan seluruh sistem layanan perbankan BRI, termasuk layanan perbankan digital seperti BRImo, QLola, ATM/CRM, dan layanan BRI lainnya.


    Sistem keamanan yang dimiliki BRI, kata Arga, telah memenuhi standar internasional dan terus diperbarui secara berkala untuk menghadapi berbagai potensi ancaman.


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Langkah-langkah proaktif dilakukan untuk memastikan bahwa informasi nasabah tetap terlindungi," kata Arga.


    Sementara itu, informasi kebocoran data nasabah BRI dilaporkan oleh akun X (Twitter) @FalconFeedsio, yang berfokus pada keamanan siber, pada Rabu (18/12/2024) malam.


    BRI disebut telah dibobol oleh kelompok peretas Bashe Ransomware.


    Akun @FalconFeedsio mengatakan bahwa kelompok peretas telah memiliki rencana untuk merilis sekaligus menawarkan data nasabah BRI untuk dijual.


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Kami tidak mengonfirmasi keabsahan klaim mengenai serangan terhadap Bank Rakyat Indonesia (BRI)" tulis @FalconFeedsio.


    "Namun, kelompok ransomware tersebut telah menyatakan bahwa mereka berencana untuk merilis data dalam empat hari sekaligus menawarkannya untuk dijual. Mereka juga telah mempublikasikan sampel data untuk mendukung klaim mereka," jelas akun tersebut.


    Akun @FalconFeedsio juga membagikan sejumlah informasi terkait kelompok peretas. Bashe Ransomware juga dikenal sebagai APT73 atau Eraleig.


    Kelompok ini pertama kali muncul pada pertengahan April 2024. Bashe disebut sebagai kelompok sempalan dari operasi ransomware LockBit karena adanya kesamaan yang mencolok dalam taktik, teknik, dan infrastruktur mereka.


    Sudah tayang di Kompas.com.

    Tags Kompas.com
    Bagikan ini ke

    Komentar

    BERITA POPULER+

    • Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Arianto Blegur Jaksa Kembalikan Berkas, Penyidik Polsek Maulafa Dinilai Tidak Profesional
      Kota Kupang, Penanganan perkara dugaan penganiayaan berat terhadap Arianto Blegur (30) kembali menuai sorotan setelah berkas tersangka JKK a...
    • Nocturness feat. Madhved New Single : "Journey"
      Nocturness atau Imanuel Lawa merupakan Musisi pendatang baru asal Kota Kupang yang dimana merupakan seorang Singer/Musician, Producer,Songwr...
    • Dojo LBH Surya NTT Raih Juara 6 Umum di Bupati Cup IV, Kumpulkan 15 Medali
        Kupang – Dojo LBH Surya NTT menorehkan prestasi membanggakan dalam kejuaraan Piala Bupati Cup IV yang diselenggarakan pada 21-23 November...
    • Di Tengah Gugatan Tak Berdasar, Kepemimpinan Rektor IAKN Kupang Dr. I Made Suardana Justru Pacu Kampus Raih Akreditasi "Baik Sekali"
      KUPANG – Di tengah hiruk-pikuk gugatan hukum yang dialamatkan kepada Rektornya, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang justru mencatat...
    • Satgas 742 Sektor Timur Laksanakan Karya Bakti Dan Bagikan Hadiah
      Oleh: Febriany Leo Lede ALOR, Delixnews.com - Satuan tugas pengamanan perbatasan (SATGASPAMTAS) RI - RDTL yonif 742/Swy yang bertugas menja...
    • Babinsa Bersama Masyarakat Cat Masjid, Hal Tersulit Sudah Dibuat TNI Bagi Kami
        ALOR, DELIXNEWS.COM - Guna terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat diwilayah binaan, Babinsa hadir ditengah-tengah masyarakat d...
    • Satgas Yonif 742/SWY Laksanakan Karbak di Gereja Katholik Theodorus Desa Silawan
      Belu, delixnews.com - Untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan masyarakat diwilayah Perbatasan RI-RDTL, Pos Silawan Satgas Pamtas Yonif 7...
    • Babinsa Koramil 1604-08/Sabu Raijua Hadiri Penyaluran BLT DD TA 2024 di Desa Loborui
        NTT - Sabu Raijua, Delixnews.com – Babinsa Koramil 1604-08/Sabu Raijua, Koptu Kirenius Riwu, turut hadir dalam kegiatan penyaluran Bantua...
    • Pererat Kekeluargaan , Kodaeral VII dan Yonmarhanlan VII Kupang Gelar Lomba Mancing Gembira
      TNI AL , Dispen Kormar (Kupang) Guna mempererat dan menjalin kebersamaan, antara prajurit Komando Daerah TNI Angkata Laut VII dengan Batalyo...
    • Penyidik Polres Kupang Diduga "Pupus" Tangani Laporan Pengeroyokan Berdarah
      Kupang, NTT – Proses hukum terhadap dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang menimpa Agustinus Honin (58), warga Tunbaun, Kabupaten Kupa...
    + Indeks Berita

    Link Bawah

    • Redaksi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami
    Copyright © Delix News

    TerPopuler